
Tiga tenaga kesehatan Palestina terluka pada Jumat setelah sebuah drone quadcopter milik Israel menjatuhkan bom di halaman Rumah Sakit Kamal Adwan di Beit Lahia, Gaza utara. Insiden ini menjadi pelanggaran terbaru terhadap perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025, sebagaimana dilaporkan Anadolu.
Kementerian Kesehatan Gaza menyerukan perlindungan internasional yang mendesak bagi fasilitas kesehatan dan para tenaga medis. Menurut kementerian, serangan tersebut merupakan bagian dari pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Seorang sumber medis mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa tiga staf Rumah Sakit Kamal Adwan terluka, dua di antaranya mengalami luka serius, setelah sebuah drone quadcopter Israel menjatuhkan bom ketika mereka sedang bekerja di dalam area rumah sakit.
Rumah Sakit Kamal Adwan saat ini hanya beroperasi secara sangat terbatas setelah pasukan Israel menyerbu dan menghancurkan sebagian besar fasilitas tersebut dalam operasi militer pada November dan Desember 2024.
Rumah sakit itu juga masih berada di kawasan berisiko tinggi karena lokasinya yang berdekatan dengan posisi militer Israel di balik wilayah yang dikenal sebagai “garis kuning” di Beit Lahia.
“Serangan sistematis yang terus berlanjut terhadap fasilitas kesehatan dan tim medis membahayakan nyawa para tenaga kesehatan maupun pasien, serta melemahkan kemampuan sistem kesehatan dalam memberikan layanan penyelamatan jiwa,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Gaza.
Kementerian tersebut mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), organisasi internasional, organisasi kemanusiaan, serta seluruh pihak terkait untuk segera memberikan perlindungan bagi fasilitas kesehatan dan tenaga medis, menghentikan serangan, serta mengakhiri pelanggaran yang terus berlangsung terhadap sektor kesehatan di Gaza.
Dalam insiden terpisah, seorang sumber medis menyebutkan bahwa seorang warga Palestina mengalami luka akibat tembakan tentara Israel di sebelah timur kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, hingga Kamis, pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata telah menyebabkan 1.092 warga Palestina tewas dan 3.507 lainnya terluka


Leave a Reply