
Enam warga Palestina, termasuk seorang anak, tewas dan lebih dari 12 lainnya terluka pada Selasa akibat serangan drone Israel yang menghantam sebuah kafe yang ramai di kawasan pelabuhan Gaza City, Anadolu melaporkan.
Sesaat setelah serangan terjadi, jenazah para korban tewas dan mereka yang mengalami luka parah dibawa ke rumah sakit terdekat, menurut keterangan sumber medis dan para saksi mata kepada Anadolu Agency.
Para saksi mengatakan serangan drone tersebut melibatkan sedikitnya dua rudal yang ditembakkan ke arah kafe.
Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengklaim bahwa serangan tersebut menargetkan para komandan Hamas yang disebut sedang beroperasi di kawasan Al-Shati, sebelah barat Gaza City. Militer Israel juga menuduh kelompok tersebut tengah merencanakan serangan terhadap pasukannya.
Radio Militer Israel, dengan mengutip sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya, mengklaim bahwa serangan itu menargetkan empat komandan Hamas yang sedang berkumpul di kafe tersebut.
Israel juga mengeklaim bahwa target serangan mencakup seorang “komandan kompi” Hamas dan tiga “komandan faksi”.
Hingga laporan ini diterbitkan, Hamas belum mengeluarkan pernyataan terkait klaim Israel tersebut.
Serangan drone ini menjadi salah satu pelanggaran terbaru Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata yang secara resmi mulai berlaku pada Oktober lalu.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, berbagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata tersebut telah menewaskan 1.266 warga Palestina dan melukai sekitar 4.200 lainnya.
Sejak Israel memulai perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina dilaporkan telah tewas dan lebih dari 174.000 lainnya mengalami luka-luka.


Leave a Reply