Solidaritas untuk Palestina Jadi Sorotan di Sepanjang Piala Dunia FIFA 2026

Anadolu – Solidaritas terhadap Palestina menjadi salah satu pemandangan yang paling menonjol sepanjang gelaran Piala Dunia FIFA 2026 yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Suporter dari berbagai negara peserta terlihat membawa bendera Palestina di ruang-ruang publik sebelum pertandingan maupun di dalam stadion selama pertandingan berlangsung. Mereka menyerukan kebebasan bagi Palestina sekaligus menyuarakan penolakan terhadap genosida yang terus berlangsung di Jalur Gaza.

Di sepanjang turnamen, banyak negara peserta juga menunjukkan dukungan terhadap seruan global dari para penggemar sepak bola untuk “Show Israel Red Card” sebagai bentuk protes terhadap genosida yang terjadi di Gaza.

Bendera Palestina Berkibar pada Laga Turki vs Amerika Serikat

Saat Tim Nasional Turki mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 3-2 pada laga terakhir Grup D, seorang suporter Turki membentangkan bendera Palestina di belakang gawang sepanjang pertandingan.

Bendera tersebut beberapa kali tertangkap kamera siaran langsung dan menjadi salah satu momen yang menarik perhatian publik.

Dukungan untuk Palestina di Laga Jerman vs Paraguay

Dalam pertandingan babak 32 besar antara Jerman dan Paraguay, sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak terlihat mengibarkan bendera Palestina di tribun stadion.

Seorang suporter Palestina yang juga merupakan warga negara Amerika Serikat mengatakan kepada koresponden Anadolu:

“Kami adalah warga Palestina-Amerika. Kami merayakan Palestina sepanjang Piala Dunia. Mereka tidak akan pernah bisa menghentikan kami. Free Palestine!”

Suporter Maroko Nyatakan Solidaritas

Para pendukung Maroko, yang bermain imbang 1-1 melawan Brasil pada laga pembuka Grup C, menunjukkan dukungan kepada Palestina baik di Times Square, New York, sebelum pertandingan maupun di dalam stadion.

Di New York New Jersey Stadium, yang juga menjadi lokasi final Piala Dunia, para suporter Maroko membentangkan bendera Palestina di tribun belakang gawang.

Sebelum pertandingan dimulai, mereka berkumpul di Times Square sambil mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan slogan “Free Palestine!”

Dukungan serupa juga mereka tunjukkan saat menghadapi Belanda pada babak 32 besar.

Bosnia yang Pernah Mengalami Genosida Tidak Melupakan Palestina

Pada pertandingan Bosnia dan Herzegovina melawan Swiss di Los Angeles, para suporter Bosnia membawa bendera Palestina di tribun.

Sebagai bangsa yang pernah mengalami genosida pada periode 1991–1995, masyarakat Bosnia menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina yang mereka nilai mengalami penderitaan serupa.

Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan:

“Support for Palestine from Sarajevo.”
(Dukungan untuk Palestina dari Sarajevo.)

Suporter Qatar Mengenakan Keffiyeh Palestina

Dalam pertandingan Bosnia dan Herzegovina melawan Qatar, seorang suporter Qatar mengenakan keffiyeh khas Palestina serta mengecat wajahnya sebagai bentuk solidaritas.

Ia juga membawa bendera Palestina selama pertandingan berlangsung.

Suporter Prancis Kibarkan Bendera Palestina

Pada pertandingan Grup I antara Prancis dan Senegal yang berakhir dengan kemenangan Prancis 3-1, seorang suporter Prancis terlihat mengibarkan bendera Palestina di dalam stadion sebelum laga dimulai.

Momen tersebut terjadi di New York New Jersey Stadium, tempat berlangsungnya pertandingan antara juara dunia 2018 sekaligus finalis Piala Dunia 2022 itu melawan Senegal.

Suporter Brasil Membawa Bendera Palestina

Menjelang pertandingan Brasil melawan Jepang di babak 32 besar, ribuan pendukung “Samba Boys” melakukan pawai menuju stadion.

Di antara mereka, seorang suporter terlihat membawa bendera Palestina.

Patung Liberty Menyerukan Kebebasan bagi Palestina dan Lebanon

Di luar stadion Seattle yang menjadi lokasi pertandingan Mesir melawan Iran, seorang perempuan mengenakan kostum Patung Liberty sambil membawa bendera Palestina dan Lebanon.

Ia menyerukan kebebasan bagi kedua negara tersebut.

Bendera Palestina juga tampak berkibar di dalam stadion selama pertandingan berlangsung.

Banyak Negara Peserta Menunjukkan Dukungan untuk Palestina

Sejumlah negara peserta Piala Dunia 2026 secara terbuka menunjukkan dukungan terhadap Palestina dan mengecam genosida yang terjadi di Gaza.

Selain Turki, negara-negara Eropa seperti Spanyol, Skotlandia, serta Bosnia dan Herzegovina juga dikenal menyuarakan dukungan bagi Palestina.

Dari Afrika, Maroko, Senegal, dan Aljazair turut menunjukkan solidaritas, sementara dari Asia terdapat Mesir, Iran, dan beberapa negara lainnya yang juga menyampaikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Palestina dan Israel Sama-sama Gagal Lolos ke Piala Dunia

Baik Palestina maupun Israel gagal lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026.

Palestina tersingkir pada babak kualifikasi zona Asia. Selama proses kualifikasi, Palestina juga tidak dapat memainkan banyak laga kandang di wilayahnya sendiri karena alasan keamanan sehingga harus bertanding di stadion netral.

Sementara itu, Israel juga gagal melaju ke putaran final setelah tidak berhasil melewati babak kualifikasi.

Kampanye “Show Israel Red Card”

Klub-klub sepak bola dari berbagai negara turut mendukung seruan komunitas sepak bola dunia untuk “Show Israel Red Card”, yaitu desakan agar Israel dijatuhi sanksi dalam kompetisi olahraga internasional.

Selama lebih dari dua tahun agresi Israel di Gaza yang juga memicu krisis kelaparan, lebih dari 1.000 atlet, sebagian besar merupakan pesepak bola, dilaporkan telah terbunuh.

Selain itu, hampir 300 fasilitas olahraga juga dilaporkan hancur akibat serangan yang terus berlangsung.

Berbagai negara dan tim sepak bola dunia, termasuk Turki, terus mendesak agar Israel dilarang mengikuti seluruh kompetisi olahraga internasional. Sejumlah atlet ternama dari berbagai negara juga secara terbuka menyuarakan penolakan terhadap genosida yang dilakukan Israel.

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *